Tentang Jatinangor

SEKILAS JATINANGOR

Jatinangor merupakan salah satu wilayah kecamatan yang terletak di bagian barat Kabupaten Sumedang. Sebagai daerah berkembang yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Bandung, wilayah Jatinangor ini kadang sering dianggap sebagai bagian dari daerah Bandung.

Tidak heran, jika selama ini banyak warga dari luar daerah yang mengira kalau Jatinangor itu masuk wilayah Bandung. Sebab, di antara daerah-daerah lain yang ada di wilayah Kabupaten Sumedang, Jatinangor ini memang menjadi daerah yang paling cepat pertumbuhan ekonominya.

Pada tahun 1980 Jatinagor ditetapkan sebagai kota pendidikan tinggi sesuai dengan konsep pengembangan wilayah pembangunan (PWP) Bandung Raya. kawasan kota yang dipadati oleh kawasan terbangun dan struktur binaan.

Secara hirarkis Jatinangor ditetapkan sebagai sub-pusat (sub-centre) yang mempunyai fungsi sebagai pembangkit pertumbuhan lokal dan pusat pendidikan dalam penataan Kawasan Metropolitan Bandung. Untuk mendukung fungsi tersebut, Jatinangor ditetapkan sebagai kawasan pendidikan tinggi berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Jawa Barat Nomor : 583/SK-PIK/1989. Dengan kebijakan tersebut, dipindahkan empat perguruan tinggi dari Bandung ke Jatinangor yaitu : Institut Koperasi Indonesia (IKOPIN), Universitas Padjadjaran (UNPAD), Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN) dan Universitas Winaya Mukti (UNWIM).

Sisi posotif dari kehadiran universitas-universitas di kawasan Jatinangor ini adalah percepatan pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar yang tumbuh pesat. Menjamurnya usaha kos-kosan sampai dengan apartemen dan tempat-tempat makan yang biasanya hanya ada di kota-kota besar menambah semarak suasana Jatinangor sebagai kawasan pendidikan yang asri tetapi tetap “gaul”.

Jatinangor sekitar tahun 1885. Pembangunan stasiun kereta api di Jatinangor, 1916.
Jatinangor Town Square, pusat perbelanjaan di Jatinangor Rektorat Universitas Padjadjaran Kampus Jatinangor
Sahid Skyland City Jatinangor Apartemen