Warek Targetkan Potensi Kerjasama FEB Unpad Tahun 2019 Meningkat 60% Menjadi 22 Milyar

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unpad  menerima kunjungan Wakil Rektor Bidang Riset, Pengabdian Pada Masyarakat, Kerja Sama, dan Korporasi Akademik Universitas Padjadjaran Dr. Keri Lestari, S.Si., M.Si., Apt. didampingi oleh Direktur Kerja Sama dan Korporasi Akademik, Prof. Dr. Budi Setiabudiawan, dr., Sp.A(K), M.Kes. dalam acara Roadshow Kegiatan Monitoring dan Evaluasi Program Kerjasama ke Fakultas Ekonomi dan Bisnis di Gedung Alpha Kampus Fakultas Ekonomi dan Bisnis Jatinangor, Rabu (16/1).

Selain keduanya, nampak hadir Dekan FEB Unpad Yudi Azis, S.Si.,S.E.,S.Sos.,M.T.,Ph.D, Wakil Dekan Mohamad Fahmi, S.E,M.T.,Ph.D, para manajer, ketua pusat studi, ketua program studi magister dan doktor, ketua departemen dan staf adminsitrasi bidang kerjasama FEB Unpad.

Dalam pengarahannya, Keri menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya pada Fakultas Ekonomi Dan Bisnis yang sudah bekerja keras memberikan kontribusi nyata untuk mempertahankan dan meningkatkan kualitas Unpad ditingkat nasional maupun internasional. “Saya mewakili bapak rektor sangat mengapresiasi perjuangan FEB yang mampu menjadi lokomotif sociohumaniora di Unpad hingga banyak prestasi yang telah diraih oleh Unpad,” ungkap keri.

Lebih lanjut Keri menyampaikan bahwa potensi kerjasama FEB sangat besar, capaian di tahun 2018 belum sesuai dengan potensi yang dimiliki oleh FEB. “Saya kira capaian kerjasama FEB tahun 2018 hanya 30% dari potensi kerjasama yang dimiliki FEB, untuk itu saya minta tahun 2019 agar ditingkatkan menjadi 60%,“ tegasnya.

Sementara itu , Prof. Dr. Budi Setiabudiawan, dr., Sp.A(K), M.Kes dalam pengarahannya menjelaskan hendaknya kerjasama yang dilakukan fakultas dengan pihak luar senantiasa mempertimbangkan program prioritas Unpad. Kerjasama yang dilakukan harus mendukung peningkatan publikasi internasional, peningkatan jumlah guru besar dan peningkatan jumlah lulusan yang tepat waktu. “Ya, saya kira FEB bisa melakukan kerjasama dengan pertimbangkan publikasi internasional, naiknya jumlah guru besar dan naiknya lulusan tepat waktu, ini harus dilakukan agar kualitas kerjasama kita semakin baik,” ungkap Budi.

Lebih lanjut budi menjelaskan bahwa hasil evaluasi selama tahun 2018 ada beberapa hal yang luput dari monitoring Direktorat Kerjasama dan Korporasi Akademik Unpad yaitu proses pelaksanaan kerjasama yang dilakukan oleh fakultas yang meliputi monitoring dan evaluasi. “Proses kerjasama dilakukan mulai dari perintisan, pengesahan, pelaksananaan dan pelaporan, kami menyadari ada yang kurang optimal dari proses itu, pelaksanaan kerjasama fakultas selalu luput dari pengawasan kami,” ujarnya.

Namun Budi tetap bersyukur tahun 2018 Unpad meraih rangking 3 untuk kategori kerjasama dari kemenristekdikti. “ Ini adalah kerja bersama kita dan kontribusi FEB sangat berarti bagi kami, applause buat FEB,” ucapnya.

Selain kerjasama , Budi menjelaskan tentang aspek korporasi akademik yang menjadi program unggulan Unpad diantaranya  Unpad Mall Online (http://mall.unpad.ac.id/ ), Unpad menjalin kerjasama dengan beberapa bank untuk menyediakan 13 buah Vending Machine yang berisi produk Unpad dengan menggandeng bank BRI, BNI dan Mandiri untuk membuat  kartu e-money yang sekaligus menjadi kartu pegawai Unpad.

Sementara itu diakhir acara, Dekan FEB Unpad, Yudi Azis, S.Si.,S.E.,S.Sos.,M.T.,Ph.D  berharap  pertemuan ini menjadi penyemangat di awal tahun 2019 bagi semua elemen di FEB Unpad untuk meningkatkan kinerjanya terutama kerjasama dengan pihak luar. “Masalah memang tidak bisa dihindari, kerja kita adalah mengurangi masalah itu hingga tuntas,” ungkapnya.

Laporan : Dani Wahdani , Foto : Adil Mukti