Tingkatkan Kompetensi Pustakawan, FEB Unpad Gelar Seminar Pengenalan Mendeley dan Turnitin

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjadjaran menggelar Seminar Pengenalan Mendeley dan Turnitin. Seminar ini mengambil tema “Meningkatkan Kemampuan Literasi Informasi Menuju Karya Ilmiah yang Berkualitas melalui Aplikasi Mendeley dan Turnitin”. Kegiatan yang diinisiasi oleh Perpustakaan FEB  Unpad ini menghadirkan nara sumber Dosen Fikom Unpad Andri Yanto, S.Sos., M.I.Kom dan mengundang sejumlah tendik dan mahasiswa Universitas Padjadjaran. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Baca Gedung LEAD FEB Unpad Jatinangor, Selasa (30/4).

Ketua Pelaksana Kegiatan Seminar Pengenalan Mendeley dan Turnitin, Sukamtini menyerahkan cinderamata kepada narasumber Andri Yanto, S.Sos., M.I.Kom, saat setelah kegiatan Seminar Pengenalan Mendeley dan Turnitin di Ruang Baca Gedung LEAD FEB Unpad Jatinangor, Selasa (30/4)

Manajer Riset, Pengabdian Kepada Masyarakat, Inovasi dan Kerjasama Ersa Tri Wahyuni, S.E., M.Acc., CPMA, Ph.D mendukung kegiatan ini terutama bagi para pustakwan dan mahasiswa. Menurutnya penggunaan aplikasi mendeley dan turnitin sangat diperlukan dalam penyusunan karya ilmiah agar kualitas karya ilmiah para mahasiswa dan dosen semakin baik. “Peningkatan mutu publikasi internasional memerlukan dukungan berbagai aspek diantaranya seberapa banyak aplikasi ilmiah yang digunakan dan seberapa kompeten orang yang menggunakannya,” ungkapnya.

Lebih lanjut Ersa menambahkan peran pustakawan sangat penting menjadi mitra akademik dosen, terutama dalam rangka peningkatan akselerasi publikasi internasional terindeks Scopus. “Menurut saya salah satu tugas pustakawan adalah memiliki kemampuan menggunakan aplikasi seperti mendeley, turnitin, dan database penelitian seperti portal garuda, sinta dan google scholar, menjadi navigator database penelitian akan membantu mahasiswa menyusun skripsi, tesis, dan disertasi,” tambahnya.

“Mari para pustakawan semangat semuanya dan fokus mencapai target universitas, menerbitkan 1000 paper jurnal internasional yang terindeks Scopus. Jadilah pustakawan yang memenuhi kriteria pustakawan world university yang memiliki skill full, percaya diri luar biasa dan selalu bekerja sama,” pungkasnya.

Sementara itu Ketua Panitia kegiatan Sukamtini mengatakan tujuan diadakannya kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan literasi informasi munuju karya ilmiah yang lebih berkualitas. Kegiatan ini sangat menunjang para pustakawan dalam peningkatan kinerjanya. Selain itu Kegiatan ini diadakan dalam rangka memperingati hari buku internasional, 23 April.

“Yah kegiatan ini bukan yang pertama buat pustakawan, ini sudah dua kali diadakan, selain dalam rangka peringatan hari buku internasional tujuan lain kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan pustakawan dalam mengelola jurnal internasional dan karya ilmiah lainnya,“  ungkapnya.

“Kedepannya kegiatan seperti ini akan sering dilaksanakan dan lebih fokus per kelas agar hasilnya lebih baik dan tepat sasaran,“ pungkasnya.

Laporan : Dani Wahdani/lws

Foto : Dani W