Mulai 10 April, Ada Perubahan Aturan Akses Kendaraan ke Kampus Jatinangor

[unpad.ac.id, 1/4/2019] Mulai 10 April 2019 mendatang, ada perubahan pengaturan akses kendaraan ke kampus Universitas Padjadjaran di Jatinangor. Perubahan ini dilakukan untuk  mendukung kelancaran jalan masuk dan keluar di kampus Unpad Jatinangor.

Sejumlah kendaraan masuk melewati Gerbang Selatan (Gerbang Lama) kampus Unpad di Jatinangor, Senin (1/4). Mulai 10 April 2019, ada perubahan pengaturan akses kendaraan ke kampus Universitas Padjadjaran di Jatinangor. (Foto: Tedi Yusup)*

“Tanggal 10 pelaksanaan, uji coba sampai akhir April,” ujar Kepala Kantor Pengelolaan Lingkungan Unpad Dr. Teguh Husodo, M.Si.  saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (1/4).

Dr. Teguh menjelaskan, mulai 10 April 2019, pada pukul 05.00 hingga 20.00 WIB, Gerbang Selatan (Gerbang Lama) Universitas Padjadjaran Jatinangor hanya diperuntukan untuk pejalan kaki. Pada waktu tersebut, gerbang ini tertutup untuk aktivitas keluar masuk kendaraan.

Kendaraan roda dua diharuskan melalui Gerbang Barat Unpad (dekat Bank BNI dan Bank Mandiri). Sementara untuk keluar masuk kendaraan roda empat harus melalui Gerbang Jembatan Unpad. Gerbang Utara Unpad hanya diperuntukan bagi kendaraan roda enam atau lebih.

“Setelah pukul 20.00 WIB sampai pukul 04.59 WIB, pintu masuk dan keluar melalui Gerbang Selatan. Satu pintu kalau sudah malam,” ujar Dr. Teguh.

Dr. Teguh mengatakan perubahan tersebut merupakan respons dari imbauan Dinas Perhubungan Kabupaten Sumedang mengenai penataan lalu lintas di daerah gerbang Unpad. Selain itu, peraturan baru ini juga untuk mengoptimalkan kembali fasilitas jembatan Unpad.

“Dengan optimasi ini diharapkan kita bisa membantu mengurangi kemacetan lalu lintas juga,” harapnya.

Dikatakan Dr. Teguh, selain untuk ketertiban lalu lintas, penataan tersebut juga bertujuan untuk mendukung sistem keamanan di lingkungan kampus. Diharapkan dengan pemfokusan fungsi gerbang dapat meningkatkan keamanan di kampus Unpad.

“Difokuskan itu untuk mempermudah dalam penataan keamanan di kemudian waktu,” ujarnya.

Untuk kelancaran sosialisasi dan pelaksanaan, sejumlah koordinasi telah dilakukan dengan berbagai pihak di dalam dan luar kampus. Koordinasi di antaranya dilakukan dengan Muspika Jatinangor dan Dinas Perhubungan Kabupaten Sumedang.

Selama masa uji coba, evaluasi juga akan terus dilakukan. Dr. Teguh pun membuka kesempatan kepada berbagai pihak yang ingin memberikan masukan terkait pengaturan baru tersebut. Masukan dapat diberikan melalui email ke ka.uptlingkungan@unpad.ac.id

“Kita terbuka untuk mendapatkan masukan. Sehingga nanti kita bisa merevisi apa-apa saja yang harus kita perbaiki ke depan,” ujar Dr. Teguh.*

rilis http://www.unpad.ac.id