Meneliti Model Strategi Membangun Kinerja Bank, Direktur OJK Meraih Gelar Doktor Di FEB Unpad

Direktur Kebijakan dan Dukungan Penyidikan dan juga sebagai Ketua Satgas Waspada Investi Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia,  Tongam Lumban Tobing berhasil meraih gelar doktor di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjadjaran dengan predikat Cumlaude.

Gelar doktor tersebut berhasil diraih  usai menjalani Sidang Promosi Doktor pada Program Doktor Ilmu Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjadjaran yang dilaksanakan di Gedung DIM UNPAD Lt. 3 Jl. Dipatiukur 46 Bandung, Rabu (26/9).

Dalam kesempatan itu, Tongam mempertahankan disertasi berjudul Pengaruh Tata Kelola Perusahaan, Kompetensi Inti terhadap Reputasi Perusahaan dan Strategi Bisnis serta Implikasinya terhadap Kinerja Bank (Suatu Studi pada Bank Go Public di Indonesia).

Tongam menyampaikan penelitian yang dilakukannya bertujuan untuk meningkatkan kinerja perusahaan dan strategi bisnis perbankan. Hasil penelitian ini diharapkan mampu memberikan masukan bagi para pengambil kebijakan untuk menentukan arah industri perbankan, sebagai panduan dalam menentukan reputasi perusahaan dan strategi bisnis demi meningkatkan kinerja perusahaan perbankan di Indonesia melalui tata kelola perusahaan dan kompetensi inti.

Melakukan penelitian pada 43 perusahaan perbankan yang sudah Go Public , kinerja bank lebih dominan dibangun oleh strategis bisnis, yang ditunjang oleh reputasi perusahaan. Strategi bisnis lebih dominan dibentuk oleh kompetensi inti daripada oleh tata kelola perusahaan. Reputasi perusahaan lebih dominan dibentuk oleh tata kelola perusahaan.

“Temuan ini menunjukkan bahwa kinerja bank dibangun melalui pengembangan strategi bisnis yang ditunjang oleh reputasi perusahaan yang dibangun melalui kompetensi inti dan tata kelola perusahaan,” jelasnya.

Menurutnya manajemen perbankan sudah seharusnya memperbaiki dan meningkatkan strategi kompetitif melalui differentiation strategy, speed based strategy dan cost leadership, serta meningkatkan strategi kooperatif melalui implementasi collusion dan aliansi strategis.

Temuan riset ini, kata Tongam, bermanfaat bagi para direksi dan pengambil kebijakan untuk menentukan arah industri perbankan. “ Harapan saya dalam penelitian ini berguna untuk para praktisi, pimpinan direksi dan manajemen perbankan” pungkasnya.

 

Laporan : Dani Wahdani/lws