FEB Unpad Gelar Achieving and Sustaining SDGs 2018 Conference

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjadjaran menggelar Achieving and Sustaining SDGs 2018 Conference  dengan tema  “Harnessing the Power of Frontier Technology to Achieve the Sustainable Development Goals (SDGs)”  di Hotel Luxton Bandung, Kamis (18/10) .

Mohamad Fahmi, Ph.D, selaku Wakil Dekan FEB UNPAD dan Ketua Panitia saat memberikan sambutan pada kegiatan “Achieving and Sutaining SDGs 2018 Conference , 18 Oktober 2018, di Hotel Luxton Bandung

Kegiatan ini merupakan hasil kerjasama dengan SDGs Center, UNDP Leiden-Delft-Erasmus Center for Sustainability, dan Radboud University, Belanda. Konferensi ini menghadirkan pembicara antara lain Amalia Adininggar Widyasanti, ST, MSi, M.Eng. Ph. (Staf Ahli Menteri PPN Bidang Sinergi Ekonomi dan Pembiayaan), Christophe Bahuet  dari UNDP dan beberapa pembicara lainnya dari UNPAD dan Leiden University. Dalam kegiatan ini didiskusikan 80 riset yang terkait dengan tema konferensi “Achieving and Sutaining SDGs 2018 Conference: Harnessing the Power of Frontier Technology to Achieve the Sustainable Development Goals”.

Dalam sambutannya Mohamad Fahmi, Ph.D, selaku Wakil Dekan FEB UNPAD dan juga ketua panitia kegiatan mengatakan munculnya frontier technology  tidak dapat dipisahkan dengan perkembangan ekonomi, sebagaimana tercermin dalam revolusi industri 4.0. Bangkitnya kedua kekuatan ini menuntut integrasi yang tepat dan ide-ide baru, sudut pandang dalam mencapai SDGs sementara pada saat yang sama memanfaatkan potensi penuh frontier technology.  “Kami telah melihat bahwa frontier technology berkembang dengan cepat, jauh lebih cepat dari yang kami harapkan dan dengan itu datang peluang dan tantangan” ungkapnya.

Lebih lanjut Fahmi mengatakan bahwa saat ini kita memiliki pengetahuan yang sangat terbatas pada aspek-aspek ini,  memang  kita tidak tahu potensi penuh frontier technology  ini dan perubahan apa yang mungkin terjadi. Lebih spesifik lagi, sejauh mana hal itu membawa kita untuk mencapai SDGs, dan tantangan apa yang ada di depan dalam mengadaptasikannya? Fahmi menjelaskan “Konferensi ini ditujukan untuk tujuan ini, sehingga kita dapat belajar dan berbagi pengalaman dari satu sama lain,dengan harapan bahwa kita dapat mengembangkan pendekatan yang lebih baik dan lebih efektif untuk mencapai SDGs” tambahnya .

Riset-riset yang akan dipresentasikan di dalam konferensi ini sangat menarik dan cukup luas dari berbagai aspek yang relevan untuk pembangunan. Misalnya adalah riset di bidang infrastruktur pendidikan, kesehatan, dan inovasi teknologi. “Dengan kemajuan teknologi yang sangat cepat kita perlu mendiskusikan bagaimana dampaknya terhadap pembangunan dan juga peluang yang diciptakan teknologi tersebut untuk pencapaian SDGs” demikian ujar Fahmi.

Sementara itu Rektor Unpad Prof. Dr. med. Tri Hanggono Achmad, dr dalam sambutannya menyatakan Unpad sangat mendukung kegiatan ini, dan memberikan apresiasi kepada FEB Unpad yang telah menyelenggarakan konferensi ini. “ Kami akan selalu hadir untuk kemajuan bangsa ini, dan dengan kegiatan ini kami berharap pengembangan pembangunan semakin lebih baik” ungkapya.

Jika berkaca pada komitmen awal SDGs, implementasi terbesar dari SDGs adalah masyarakat. Rektor mengatakan, tujuan besar SDGs adalah meningkatkan kesejahteraan manusia dan pembangunan ekonomi dan menghapus kesenjangan.

Sementara itu pada sesi panel konferensi ini  menampilkan pembicara dari dalam dan luar negeri yang akan mendiskusikan terkait kemajuan teknologi yang dapat menghasilkan pembangunan yang berkelanjutan di Indonesia. Pembicara dari Leiden University, Belanda akan membahas bagaimana suatu ekosistem jasa dapat menciptakan daya ungkit untuk mencapai tujuan SDGs. Dalam sesi ini juga akan ditampilkan peran UNESCO Global Geopark dalam pencapaian SDGs. Jawa Barat memiliki UNESCO Geopark di Ciletuh yang banyak menarik pengunjung dan juga para peneliti.

Laporan : Dani Wahdani/lws