FEB Unpad Fasilitasi Kuliah Online Bagi 1000 peserta Digital Talent Scholarship 2018

Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia meluncurkan Program pendidikan tanpa gelar bertajuk ‘Digital Talent Scholarship‘. Program ini berbentuk beasiswa pelatihan intensif untuk menyiapkan sumber daya manusia dalam mendukung transformasi digital di Indonesia menuju Industri 4.0 serta peningkatan ekonomi digital.

Beasiswa itu dikelola oleh Badan Penelitian dan Pengembangan SDM Kementerian Kominfo bekerja sama dengan lima universitas negeri di Indonesia, yaitu Universitas Padjadjaran, Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Universitas Gadjah Mada dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

Acara peluncuran dilakukan bersama dengan kegiatan Digital Innovation Summit 2018 yang digelar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjadjaran pada 21 September lalu. Selengkapnya di http://www.feb.unpad.ac.id/official/feb-unpad-gelar-digital-innovation-summit-2018.

Irsyad Kamal, S.E., MBA., QWP selaku Ketua Pelaksana ‘Digital Talent Scholarship’ di Unpad menjelaskan teknis pelaksanaan program beasiswa ini. “Perguruan tinggi yang telah ditunjuk oleh Kominfo bertanggung jawab atas penyampaian materi sesuai bidang yang telah disepakati”, ujarnya.
Kerja sama dengan Institut Teknologi Bandung dan Universitas Indonesia dalam bentuk pelatihan bidang Cybersecurity dan Cloud Computing. Kerja sama dengan Universitas Gadjah Mada dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember untuk bidang Big Data dan Artificial Intelligence. Serta seluruh peserta yang saat ini berjumlah 1000 orang diwajibkan untuk mengikuti kelas dalam bentuk daring yang disediakan oleh Unpad untuk pelatihan bisnis digital.

Dalam pelatihan daring bisnis digital Unpad melalui Fakultas Ekonomi dan Bisnis dibawah pusat studi Inovasi Digital akan memberikan 5 topik utama yaitu: Introduction to digital business, Human Resource and Organization Digital, Operation Management and Innovation, Digital Marketing, dan Financial and Valuation. Setiap peserta diwajibkan mengikuti ujian secara online dengan mencapai nilai minimal untuk bisa lulus di pelatihan daring ini.

Ditemui disela-sela kesibukannya, ketua pusat studi Bisnis Digital FEB, Dr. rer. Pol Hamzah Ritchi, SE., MBIT., Ak menjelaskan bahwa Unpad berkontribusi untuk memberikan kuliah online yang berjudul Bisnis Digital. “Saat ini sedang masuk fase taping materi kuliah online oleh masing-masing instruktur yang kompeten dibidangnya. Dalam waktu dekat materi akan dikompilasi dan diberikan kepada 1000 peserta yang telah lulus seleksi, bekerjasama dengan Indonesia X”, ujar Ritchi.

Indonesia X sendiri sebelumnya juga telah bekerjasama dengan FEB Unpad dalam penyelenggaraan beberapa materi kuliah secara daring.

Adapun para instruktur yang terlibat dalam penyampaian materi online ini adalah Dr. rer. pol. Hamzah Ritchi, SE., MBIT., Ak. (Introduction to Digital Business), Yudi Azis,S.Si., S.E., S.Sos., MT., Ph.D., Dr. Umi Kaltum, S.E., M.S. dan Merita Bernik, S.Si., M.T. (Operation Management and Innovation), Adhi Prapaskah Hartadi, S.E., M.BA (Digital Marketing), Sunu Widianto, S.E.,M.Sc., Ph.D (Human Resource and Organization Digital), serta Adhi Alfian, SE., M.Ak. dan Ersa Tri Wahyuni, S.E., M.Acc., CPMA, Ph.D (Financial and Valuation).

Dengan terlaksananya program ini diharapkan kedepannya Indonesia akan memiliki talenta-talenta yang dapat memberikan kontribusi positif dan menjadi inspirasi pendongkrak pertumbuhan ekonomi digital pada era revolusi industri 4.0 serta mampu bersaing dengan negara lain.

 

Laporan : Lidya Wulan/dw