Alumni FEB Unpad Isi Acara Kuliah Umum Direktur Utama BUMN Di Kampus Universitas Padjadjaran

Ada tiga hal yang diperlukan agar kuat menghadapi berbagai tantangan di era digital 4.0 saat ini. Tiga hal tersebut adalah siap mengambil risiko, memiliki jiwa pemberani, dan mampu membuat keputusan yang cepat. Ketiga hal tersebut juga harus diimbangi dengan berbagai pertimbangan dan persiapan matang.

Direktur Utama Bank Rakyat Indonesia Suprajarto memberikan kuliah umum ” Leaders of the Future” kepada sivitas akademika Universitas Padjadjaran di Grha Sanusi Hardjadinata Unpad, Jalan Dipati Ukur No. 35 Bandung, Rabu (20/2). Kuliah umum ini mengawali kegiatan Serial Kuliah Umum Direktur Utama BUMN yang digelar Unpad dari 20 Februari hingga 6 Maret 2019. (Foto: Tedi Yusup)*

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur BRI yang juga Alumni Doktor Manajemen Bisnis Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unpad, Dr. Suprajarto saat memberikan kuliah umum “Leaders of the Future” kepada sivitas akademika Universitas Padjadjaran. Kegiatan yang digelar sebagai bagian dari Serial Kuliah Umum Direktur Utama BUMN tersebut digelar di Grha Sanusi Hardjadinata Unpad, Jalan Dipati Ukur No. 35 Bandung, Rabu (20/2).

Pada kesempatan tersebut, Suprajarto memaparkan berbagai program dan perkembangan yang dilakukan BRI. Di era kekinian, BRI juga mengedepankan strategi digital untuk meningkatkan pelayanan pada konsumen.

Tidak ketinggalan Suprajarto juga mengenalkan BRI Microfinance Center (BMC) yang baru diluncurkan awal tahun lalu. BMC merupakan lembaga riset mengenai UMKM, dimana BRI memang memiliki perhatian khusus untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya melalui UMKM.

“Saya berharap Unpad bisa membuka kesempatan (kerja sama) untuk BRI Microfinance Center kita. Karena mimpi kita adalah seluruh UMKM terutama yang mikro betul-betul bisa mendapatkan pendampingan, bisa mendapatkan informasi, bisa mendapatkan akses pemasaran, dan sebagainya yang jauh lebih luas dari saat ini,” ujar Suprajarto.

Sementara itu, Rektor Unpad Prof. Tri Hanggono Achmad mengatakan bahwa selama ini kerja sama BRI dengan Unpad sudah kuat dan diharapkan akan semakin dikembangkan. Upaya BRI yang selama ini selalu memperhatikan masyarakat desa pun diharapkan semakin ditingkatkan dengan berkolaborasi melalui pendekatan Pentahelix.

Dikatakan Rektor, desa memiliki potensi besar bagi Indonesia. Potensi inilah yang harus dikembangkan ke depan.

“Kami akan sangat senang jika ke depan, apa yang sudah kita jalin ini betul-betul kita perkuat, khususnya bagaimana membangun network antar desa dengan lebih baik. Karena kita sebagai akademisi diharapkan memiliki kemampuan untuk dapat mensinergikan dan mengintegrasikan itu semua,” kata Rektor.

Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama

Pada kesempatan tersebut, dilakukan penandatanganan tiga Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Unpad dan BRI. Dokumen PKS mengenai Penggunaan Gedung Komunitas Unpad untuk Kantor Pelayanan BRI itu ditandatangani oleh Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Sumber Daya Unpad Prof. Arief Sjamsulaksan Kartasasmita, dr., SpM(K), M.Kes., Ph.D dengan Kepala Kantor Wilayah BRI Bandung Nathari.

Sementara itu PKS mengenai Pembayaran Penghasilan Pegawai dan Pemberian Fasilitas Kredit Briguna serta PKS mengenai Sewa Menyewa Lahan atau Tanah untuk Ruangan ATM Bank BRI ditandatangani oleh Prof. Arief dengan Kepala Kantor Cabang BRI Sumedang Imam Kusuma Budi Raharjo.*

Rilis: www.unpad.ac.id / dw