Guru Besar FEB jadi Rektor Unpad 2019-2024

Majelis Wali Amanat (MWA) Universitas Padjadjaran resmi melantik Prof. Dr. Rina Indiastuti, SE,MSIE sebagai rektor Unpad periode 2019-2024. Proses pelantikan dilakukan oleh Ketua MWA Unpad yang juga Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara di Graha Sanusi Hardjadinata Kampus Unpad, Jalan Dipatiukur 35 Bandung, Senin (7/10/).

Ketua MWA Unpad yang juga Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara melantik Prof. Dr. Rina Indiastuti, SE,MSIE sebagai rektor Unpad periode 2019-2024 di Graha Sanusi Hardjadinata Kampus Unpad, Jalan Dipatiukur 35 Bandung, Senin (7/10).

Rudiantara bersyukur akhirnya Unpad memiliki rektor baru setelah melalui proses dinamika yang panjang dan melelahkan selama setahun terakhir.

“Alasan diulang (proses pemilihan rektor Unpad) satu-satunya hanya masalah (good) governance. Bagaimana prosesnya agar lebih transparan, adil, akuntabel bagi semua stakeholder maupun ekosistem Unpad,” kata Rudiantara dalam sambutannya.

Setelah ada rektor baru, ia meminta agar Unpad bisa berkontribusi lebih banyak terhadap pembangunan di Jawa Barat. Salah satunya, dengan membuat pusat riset pengembangan Jawa Barat yang hasilnya dapat jadi masukan kepada Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dalam mengambil kebijakan.

“Unpad ini menjadi semacam sentral penelitian untuk pengembangan jabar, jadi Unpad itu bukan hanya bekerja di dalam tapi juga bekerja ke luar. Memberikan masukan ke pemerintah Jabar, di mana Gubernur Jabar juga kan anggota MWA,” paparnya.

Dengan tingginya ekspektasi publik terhadap kiprah Unpad, ia pun berharap para profesor memiliki peran vital dalam mengatasi persoalan masyarakat.

“Karena banyak profesor di Unpad yang harus kita berdayakan untuk Jawa Barat juga untuk nasional. Ini kan orang Sunda apalagi orang Unpad banyak yang bagus berkiprah di nasional dan internasional, tapi mereka hare-hare (acuh) atau bekerja masing-masing padahal kalau kita bersama-sama itu luar biasa kapasiitas Unpad itu,” jelasnya.

Ditemui seusai pelantikan, Prof.Rina Indiastuti mengatakan, selain melesat di pentas dunia, hal yang tidak boleh dilupakan adalah Unpad perlu menebar manfaat. Manfaat tersebut tidak hanya bagi sivitas Unpad, tetapi juga bagi lingkungan sekitar, seperti Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, dan Indonesia.

“Syukur kita bisa mengangkat daya saing Indonesia di kancah global,” ucap Rektor.

Untuk menuju kesana, tentu bukan upaya Rektor sendiri, melainkan kebersamaan tim dan didukung oleh seluruh keluarga besar Unpad. Unpad pun memiliki energi yang besar, terlihat dari jumlah dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa yang cukup besar.

“Kalau itu energinya disatukan, guyub, Insyaallah ke depan Unpad akan maju dan punya kontribusi dan manfaat bagi bangsa terutama Jawa Barat,” harap Rektor.

Prof. Rina merupakan guru besar bidang Ekonomi Industri dan Perbankan pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unpad. Lahir di Kediri, 10 Januari 1961, Prof. Rina menyelesaikan studi Sarjana Ekonomi di Unpad pada 1984, Magister Manajemen Industri di ITB pada 1989, dan Doktor Ekonomi Industri di Osaka Prefecture University, Jepang, pada 1999.

Prof. Rina pernah menjabat sebagai Pembantu Rektor Bidang Administrasi Umum dan Keuangan Unpad 2009-2012, Wakil Rektor Bidang Perencaan, Sistem Informasi, dan Keuangan pada 2012-2015, serta Sekretaris Ditjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemenristekdikti RI 2017-2019.

 

Laporan : Dani Wahdani

Foto : Dani Wahdani