28 Negara EU Buka Peluang Beasiswa untuk Mahasiswa Unpad

European Union Ambassador to Indonesia and Brunei Darussalam Dr. Vincent Piket  memberikan kuliah umum  dengan topik  “EU – Indonesia Connectivity” di Aula Magister Manajemen FEB Unpad Jl Dipati Ukur 46 Bandung, Senin ( 4/11). Selaku moderator kuliah umum yaitu Wakil Dekan FEB Unpad Mohamad Fahmi, S.E,M.T.,Ph.D.

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor Bidang Riset, Pengabdian Pada Masyarakat, Kerja Sama, dan Korporasi Akademik Dr. Keri Lestari, S.Si., M.Si., Apt. Dalam sambutannys Keri menyampaikan bahwa Unpad sudah menjalin kerjasama dengan Uni Eropa untuk peningkatan kualitas pendidikan dan riset .

“Unpad memilki hibah dari Uni Eropa untuk riset dan sudah berjalan dari tahun ke tahun, ini sangat membahagiakan”, ungkapnya.

Keri juga berharap kerjasama ini semakin terus meningkat dan tercipta skema baru untuk student exchange.

“Kami harap dengan kolaborasi ini dapatkan meningkatkan hubungan yang baik antara Uni Eropa dengan Unpad terutama untuk peningkatan skema baru pada  student exchange dan riset di Unpad”, pungkasnya.

Dihadapan mahasiswa dan dosen yang hadir pada kuliah umum itu, Dr. Vincent Piket menjelaskan tentang Uni Eropa dan pentingnya Indonesia bagi Uni Eropa. Indonesia menurutnya penting bagi Uni Eropa karena Indonesia merupakan negara dengan populasi penduduk terbesar ke 4 di dunia, Pusat ekonomi terbesar di Asia, anggota G20, dan memiliki pengaruh di ASEAN.

Selain itu Indonesia juga merupakan negara ASEAN pertama yang memiliki Perjanjian Kemitraan dan Kerjasama pada tahun 2014 dengan Uni Eropa dan saat ini sedang dirintis Perjanjian Perdagangan Bebas (CEPA).

Sejak tahun 2014 itulah kerjasama Uni Eropa dengan Indonesia sudah dilaksanakan dengan baik. Kerjasama itu meliputi Demokrasi dan Hak Asasi Manusia, Perubahan iklim, Keamanan, Multilateralisme dengan PBB pada intinya termasuk perdamaian dan keamanan (DK PBB), dan Hak Asasi Manusia (Dewan Hak Asasi Manusia), serta membantu korban bencana alam di Lombok, Palu, dan Selat Sunda.

Vincent juga menjelaskan mengenai peluang-peluang kerjasama di bidang pendidikan dan peluang memperoleh beasiswa dari Uni Eropa untuk masyarakat Indonesia yang ingin melanjutkan studi lanjut di 28 negara Uni Eropa.

Laporan oleh Dani Wahdani

Foto oleh Dadan Handani, Arini, Lidya Wulan